Anda penderita rabun jauh, rabun dekat silindris hingga katarak ! Jangan khawatir karena bisa disembuhkan dengan tanaman ini

Untuk mengetahui Cara mengatasi rabun jauh atau mata minus dengan pengobatan alami, silahkan dibaca artikel dibawah ini dan semoga bermanfaat.

Jika anda sampai saat ini masih tergantung kepada kacamata dan ingin mempunyai mata yang normal kembali, saat ini sangat mungkin untuk dilakukan yaitu dengan menggunakan tanaman yang berasal dari Papua.

Tanaman yang saya maksud adalah Barringtonia Asiatica Kurz atau biasanya disebut dengan nama " Keben" yaitu sejenis pohon yang berkayu lunak dan mempunyai diameter sekitar 50 cm dengan ketinggian mulai 4 meter s/d 16 meter. Pohon ini mempunyai cabang dan akar  yang banyak dan biasanya sampai tergenang di air laut. Bentuk daunnya lebar, mengkilap dan berdaging. Daun mudanya kemerahan dan akan berubah menjadi kuning jika sudah tua.

Di Papua keben ini juga disebut dengan nama Rabon pi. Dibagian luarnya memiliki kulit yang berserabut dan disebelah dalam ada tempurung yang memiliki butir atau biji yang keras dan berlendir yg berwarna putih.Adapun besarnya buah keben ini sukuran genggaman tangan orang dewasa. pada waktu muda berwarna hijau dan akan berubah kecoklatan dan kering jika sudah tua. Ukuran bunga keben ini sekitar 16 cm, berwarna putih dengan dihiasi benang sari yang berwarna merah muda.


Mungkin anda bertanya-tanya siapakah yang menemukan tentang khasiat dari buah keben ini ?

Penemunya bernama Heinrich yaitu sekitar tahun 2002 ia menemukan manfaat dari buah serta biji keben ini yang bisa untuk menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit mata seperti rabun dekat, rabun jauh dan katarak.

Pertama kali ia mengujinya dengan meneteskan dimatanya sendiri yang kebetulan mengalami atau menderita hipermetropi plus 4. Setelah menetesi matanya sebanyak 20 kali, masing-masing sebanyak 2 tetes setiap 2 hari sekali ia merasakan ada perubahan. tapi tidak cukup sampai disitu untuk lebih meyakinkan ia memeriksakan matanya yang ternyata penyakit hipermetropi yang semula plus 4 kemudian berkurang menjadi plus 2. dan bagusnya obat mata tradisional ini sama sekali aman dan tidak mengandung efek samping, memang setelah diteteskan obat ini mata anda akan terasa perih sekitar 15-30 menit.



Apa saja kandungan dari buah keben ini, yuk dilanjut baca artikelnya !

Seorang peneliti dari Belanda yang bernama Greshoff telah menemukan sebuah zat yang mirip seperti saponin beracun dalam biji keben ini. Selain saponin juga mengandung asam galat, asam hidrosianat yang terdiri dari monosakarida dan triterpenoid yg terdiri dari asam bartogenat, asam 19 epibartogenat, dan juga asam anhidro-bartogenat. ( puyeng...ya ! udah nggak usah dihafalkan nanti tambah puyeng )

Senyawa aktif dari Zat saponin ini mempunyai kasiat penyembuhan mata dan ada beberapa zat dari golongan saponin ini yang sudah berhasil di identifikasi. Adapun saponin yang ditemukan dari buah keben ini termasuk saponin type terbaru. Dengan kandungan senyawa dari buah keben ini diketahui memiliki banyak aktivitas farmakologis seperti halnya anti bakteri, anti jamur, analgesik dan anti tumor.


Obat tetes mata alami dari buah keben ini telah terbukti menyembuhkan dengan cara permanen 100% pada kelainan mata seperti mata minus dan silindris pada anak anak yang belum memasuki masa puber. Untuk orang dewasa obat mata dari buah keben ini mampu menurunkan mata minus dan silindris sampai dengan 75%.

Namun bagaimana cara kerjanya hingga buah keben ini bisa menyembuhkan, masih dalam penelitian lebih lanjut.

Hasil penelitian sementara bahwa ektrak dari biji keben ini mampu menyegarkan saraf saraf optik mata yang sudah melemah, sehingga bisa normal kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages